Tampilkan postingan dengan label cerita magic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita magic. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 April 2011 0 komentar

First Magician At School

Artikel ini ditulis oleh Izzie Vahana dalam event Wikumagic Magic and My Life Part 2. Sebuah gambaran bagaimana magic bisa dilakukan sangat indah dan menjadi pengalaman berkesan di masa-masa sekolah.


First Magician At School

Sebelumnya perkenalkan dulu namaku IZZIE VAHANA (izzy lovellusionist) aku tinggal di kota Tegal sebuah kota yang terkenal dengan the pocinya (hehehe sekalian promosi…^^) saat ini aku masih duduk di “bangku” kelas 3 SMA tepatnya di Madrasah Aliyah Roudlotut Tholibin – Kalikangkung – Tegal.

Ok,cerita ini bermula ketika aku melihat aksi yg menurutku sangat hebat yg dilakukan oleh Joe Sandy di sebuah TV swasta.Waktu itu Joe Sandy menampilkan permainan mathmagic yaitu menghitung angka yg di pilih penonton dg cepat.Karena penasaran aku cari triknya di google dan dari “pencarian” itu aku menemukan situs Wikumagic dan artikel pertama yg ku baca di Wikumagic adalah “Extreme Prediction Joe Sandy” aku pelajari berulang-ulang sampai akhirnya aku hafal dg rumusnya.

Paginya di sekolah aku langsung praktekan permainan itu ke teman-teman sekelasku.Dan WOW semua temanku menyukai permainan saya dan memintaku untuk mengajarkan permainan itu kepada mereka.

Pulang sekolah aku langsung buka situs Wikumagic dan ku Add akun Facebook Wiku Pulangasih,Di akun FB Wiku Pulangasih aku baca catatan yg judulnya “Online Magic Show #1” karena menarik catatan itu aku copy dan print terus saya tempel di mading sekolah .Mula-mula tulisan itu hanya dibaca oleh teman-teman sekelasku tapi lama-lama teman dari kelas lain pun ikut membaca tulisan itu dan reaksinya semua menyukai tulisan itu.

Beberapa hari kemudian berita tentang “Magician Baru” itu terdengar oleh seorang guru,sewaktu mengajar dikelas,Beliau menanyakan kebenaran berita itu “Zi emank bener kamu bias maen sulap??coba untuk “ritual” sebelum pelajaran kamu maen sulap di depan…”kata guruku. Saya hanya menjawab “Ok pak” dan aku kembali memainkan permainan “Extreme Prediction Joe Sandy” (karena waktu itu hanya menguasai permainan itu…^^)setelah selesai guruku memintaku mengajarkan permainan itu,tapi aku tetap tidak membocorkan “senjata rahasiaku” kepada guruku dan sebagai gantinya aku ajarkan trik menghitung cepat perkalian 11 dan cara cepat menghitung bilangan kuadrat lalu aku bilang kalau itu adalah “modal” awal aku bermain Mathmagic.

Berbulan-bulan aku memperdalam ilmu magic dan flourish dari video maupun situs-situs magic (maklum rumahku di desa jadi nggak ada komunitas magic).hingga akhirnya aku menguasai lebih dari 10 routine dan beberapa move flourish yg masih agak berantakan.

Suatu hari ketika pulang dari sekolah.aku berniat berkunjung ke rumah teman untuk menunjukan permainan yg baru ku hafalkan.Tapi ternyata semua kartuku hilang.ketika aku sibuk mencari semua kartuku,Ibuku bilang “kamu nggak usah nyari kartu-kartumu itu!!buat apa sih kamu pelajari hal-hal kaya gitu…sekarang tuh yang musti kamu pikirin gimana caranya biar kamu lulus ujian dengan nilai yg membanggakan...’

Ketika itu aku tidak menghiraukan perkataan ibu dan langsung aku nyalakan computer untuk belajar permainan sulap dari video yg baru aku dapat.Tapi ternyata semua video koleksiku pn hilang.saya buka folder demi folder tapi tetap tidak ada.

Karena marah aku masuk kamar dan tiduran di kamar ketika itu aku teringat perkataan ibuku tadi.Dan aku sadar ternyata ibuku benar,sejak mengenal magic aku jadi jarang membuka buku pelajaran dan di sekolahpun aku sering mengantuk karena seringkali aku belajar sulap sampai larut malam.Aku harus ingat bahwa aku adalah seorang pelajar tugasku adalah belajar bukan untuk bermain-main,Meskipun dunia magic sangat menyenangkan tapi aku tidak boleh lupa dengan tugasku yg paling utama yaitu belajar.
Sejak saat itu aku berusaha untuk mengurangi waktu belajar magic-ku dan menggantinya dengan membaca buku pelajaran.Waktu itu yg ku pikirkan adalah “jangan sampai aku terbawa kedunia magic,tapi dunia magiclah yg terbawa ke duniaku”

Beberapa hari kemudian orang tuaku mengembalikan kartu-kartuku dan semua video-videoku yg rupanya sudah di copy ke flashdisk.Mungkin orang tuaku sudah mengetahui kalau aku sudah berubah.
Sepertinya hanya sampai simi cerita yg bisa saya ceritakan munkin akan saya ceritakan lagi pengalaman saya jika ada event magic and my life lagi.



Nama Asli : izzie vahana
Nama Stage : Izzy Mindllusionist
Tanggal Lahir : 19 januari 1993
Alamat : TEGAL
Facebook/E-Mail : izzyvahana@yahoo.com
Aliran : All-Rounder and Flourisher

keep doing magic!
Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic  
Read More >>
Minggu, 03 April 2011 0 komentar

Anggapan Mereka Salah

Artikel ini disubmit oleh Nurul Hilalussodik Al Fauzani untuk event Wikumagic Magic and My Life Part 2. Sebuah cerita tentang bagaimana perjuangan seorang magician, dimulai dari nol hingga mampu tampil di berbagai kontes sulap serta mengubah pandangan orang lain tentang magic. Sangat layak untuk dicontoh.

Anggapan Mereka Salah


Seni magic bukanlah dunia yang baru bagi saya. Sejak kecil, saya sering menonton pertunjukan magic di televisi. Namun, pada saat itu belum ada niat untuk mendalami seni ini. Baru setelah tayangnya acara “The Master” di stasiun televisi swasta dan banyak sekali bermunculan magician di tanah air, membuat saya tertarik untuk menekuni magic terutama yang berkaitan dengan mentalism dan mathemagic.

Tidak ada garis keturunan magician yang mengalir dalam darah saya dan tidak adanya teman yang mampu menjadi guru, menyebabkan internet menjadi tempat belajar saya. Melalui video, e book, bahkan web seperti wikumagic menjadi sarana menghilangkan rasa haus saya dalam mempelajari magic. Ternyata, butuh perjuangan yang sangat besar untuk mendalami magic. Selain karena kesibukan akademik yang menguras waktu dan tenaga, kondisi di sekitar saya juga kurang mendukung. Menurut teman-teman saya, magic bukanlah sesuatu yang menakjubkan dan menganggap musik, tari, dan seni yang lainnya lebih hebat. Situasi seperti itu, justru malah menjadi tantangan bagi saya untuk lebih belajar dan membuktikan bahwa anggapan mereka salah.

Akhirnya tibalah saat di mana saya bisa membuktikannya. Pada bulan Oktober 2010 dalam rangka ulang tahun kampus saya (Farmasi UGM), fakultas mengadakan ajang pencarian bakat yang dibuka untuk mahasiswa se-fakultas, yaitu “Farmasi Mencari Bakat”. Seakan-akan mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi, saya mendaftarkan diri untuk mengikutinya. Ketika pendaftaran, saya sengaja tidak memberitahu apa yang akan ditampilkan. “Tunggu aja tanggal mainnya”, kata saya pada waktu itu. Hari yang ditunggu akhirnya datang dan saya sangat yakin dengan permainan saya di atas panggung.

Pada waktu itu, saya menampilkan mathemagic yang dimodifikasi dengan menggunakan prediksi yang muncul pada buku kuliah. Pertunjukan yang cukup menghibur penonton dan juri, walaupun saya belum berhasil menjadi pemenang. Akan tetapi, saya berhasil membuktikan kalau magic adalah seni yang layak untuk diperhitungkan dan tidak kalah dengan yang lain, bahkan lebih baik, karena mampu menggabungkan banyak unsur seperti musik, tari, psikologi, dan lain sebagainya. Hal lain yang menarik, yaitu saya menemukan nama panggung yang terdengar simpel tapi mempunyai cerita di baliknya. Nama panggung tersebut merupakan nama senyawa yang berhasil saya prediksi yang terdapat dalam buku kuliah, yaitu “Morfin HCl”.

Kesempatan kedua untuk membuktikannya lagi datang di bulan Desember 2010. Universitas saya (UGM) mengadakan ajang pencarian bakat juga, tapi ruang lingkupnya lebih luas, yaitu mahasiswa se-Kota Yogyakarta yang diberi nama “University Got Talent”. Dengan persiapan yang lebih matang, seperti menyiapkan logo “Morfin HCl” dan konsep pertunjukan yang lebih kompleks dan sulit, saya mengikuti ajang tersebut. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai grand finalis dan berhak tampil di final. Yang lebih menggembirakan lagi, saya menjadi satu-satunya grand finalis yang menampilkan bukan musik, teatrikal, maupun tari.

Saat final, juri yang didatangkan bukan sembarang orang, yaitu Didik Nini Thowok (seniman dan budayawan), Bagus Jatmiko (Kepala Sekolah “Ahmad Dhani School of Rock” Yogyakarta), dan Moh. Ichsan Zulkarnaen (Musisi dan Art Director FTV). Konsep pertunjukan saya tetap berupa prediksi yang dikombinasikan dengan mathemagic, tapi yang spektakuler yaitu 1 hari sebelum pertunjukan, saya menulis prediksinya di notes Facebook. Lagi-lagi nasib baik belum berada di tangan saya, karena saya gagal merebut juara I maupun juara favorit menurut penonton. Tapi, teman-teman saya yang sebelumnya kurang tertarik dengan magic, datang untuk menonton pertunjukan dan mendukung saya. Tidak hanya itu, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, seperti bagaimana mempersiapkan segala sesuatu untuk pertunjukan bahkan sampai hal yang paling kecil, cara mengatur emosi diri sendiri, berkomunikasi yang baik dengan penonton, apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi yang tidak diharapkan (di tengah-tengah pertunjukan, mic yang digunakan saya dan sukarelawan mati), dan masukan-masukan lain yang diberikan oleh juri.

Itulah kisah perjalanan magic saya di tahun 2010 yang sangat berwarna. Banyak hal yang berkesan, namun yang paling berkesan yaitu saya berhasil membuktikan bahwa anggapan teman-teman saya salah karena magic itu menakjubkan.
Maju terus dunia magic Indonesia !!!



Nurul Hilalussodik Al Fauzani
Morfin HCl
Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic  
Read More >>
Rabu, 30 Maret 2011 0 komentar

Mengejar Gara Gara Magic

Artikel ini disubmit oleh David Rohadi untuk rubrik Wikumagic :  Magic and My Life Part 2.  Sebuah cerita yang menurut  saya cukup unik, lucu, dan berbahaya untuk ditiru.  Menggambarkan sebuah perjuangan untuk mendapatkan lebih dan lebih banyak informasi seputar dunia magic.


Mengejar Gara Gara Magic



Mungkin pengalaman saya ini tdk terdengar istimewa dan terdengar gila, langsung saja silahkan nikmati cerita saya.

Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB saya pergi berlatih Taekwondo dersama teman2 saya. Saya pergi dgn menggunakan sepeda motor Vega R Biru kesayangan saya yg saya rasa sudah agak kempes bannya. Saya sama sekali tidak memperdulikanya kerena takut ketinggalan rombongan yg akan berlatih di Unit lain (saya tdk tahu tempatnya). Selesai latihan sekitar pukul 17.50 saya terkejut karena mengetahui kondisi ban depan motor saya semakin kempes. Saya segera pulang dgn kecepatan tinggi karena teringat acara TV yg berjudul “Gara Gara Magic” dgn Magician Demian Aditya yg dimulai pukul 18.00

.

Kondisi motor saya semakin tidak karuan, saya memutuskan untuk berhenti di sebuah tambal ban. Tukang tambal ban itu menyatakan ban depan motor saya Bocor, tetapi saya malah memutuskan hanya menambah anginya karena saya tahu bila saya memutuskan untuk menambal ban motor saya, saya tidak akan sempat menonton acara TV “Gara Gara Magic” ( jarak manuju rumah saya masih agak jauh ). Demi menyaksikan acara GGM saya saya tidak manambal ban motor dan langsung memacu motor saya dgn kecepatan tinggi. Dengan keadaan ban motor yang anginya terus berkurang sepanjang jalan kaerna bocor saya bisa sampai di rumah pukul 18.10 WIB dan berhasil manyaksikan acara GGM. Sebenarnya magician idola saya Master Deddy Corbuzier, tetapi saya selalu senang menyaksikan pebuah pertunjukan sulap siapapun Magician/Pesulapnya.



Sekin cerita dari saya, seperti yg sudah saya katakana di awal tadi mungkin cerita saya terbengar tdk istimewa dan terdangar gila, coba anda bayangkan mana ada orang yg mengenyampingkan ban motor dan keselamatanya demi menyaksikan sebuah acara Sulap. Tapi menurut saya ini adalah pengalaman yg berharga dan menggelikan.



Pesan :
Kejarlah sesuatu selagi masih bisa dikejar.
Karena ada 4 hal yg tdk dpt kembali :
- Batu , setelah dilempar
- Kata-kata, setelah dilempar
- Kesempatan, setelah terbuang
- Waktu, setelah berlalu

Catatan :
Sumber gambar selain Motor : www.google.com


SALAM MAGIC

Biodata singkat :


Nama : David Rohadi
Aliran : Mentalism & Card Magic
Domisili : Tangerang Selatan
Email : david.rohadi@yahoo.com
Facebook : david_rohadi@yahoo.com (David Rohadi)


Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic  
Read More >>
Minggu, 27 Maret 2011 0 komentar
Sebuah artikel yang disubmit oleh Joshua Reinaldo untuk Wikumagic Magic and My Life Part 2. Lagi, sebuah artikel yang sangat brilian. Mengungkap bagaimana kehidupan kita di dunia magic tidak selalu sejalan dengan kehidupan sekolah, dilengkapi dengan cara untuk "mengambil jalan tengah" di antara kedua hal tersebut.  Satu lagi yang mungkin bisa dipetik pelajarannya, Josh Reinaldo tidak ragu untuk meninggalkan dunia magic demi kesuksesannya di sekolah.  Suatu pilihan yang kelak mungkin harus diambil oleh teman-teman, dan dengan adanya artikel ini, saya harap teman-teman siap untuk menghadapi kemungkinan tersebut.

MAGIC AND ME 2
Apology

Saya tergelitik untuk menulis artikel ini, ketika ada seorang teman yang saya add di facebook, ternyata nge-add saya karena dia tertarik dengan artikel MAGIC AND ME yang saya tulis beberapa waktu yang lalu. Kemudian dia bertanya kepada saya bagaimana kelanjutan cerita saya dalam dunia magic dalam MAGIC AND ME tersebut. Saya bilang kepada dia saya belum terpikir untuk menulis bagaimana pengalaman saya dalam bermain magic SETELAH menulis artikel MAGIC AND ME, karena saya pribadi bukan seseorang yang jago dalam bermain magic. Nantinya malah saya yang dibilang sombong. Meskipun demikian, saya tetap terusik untuk menulis kelanjutan cerita tersebut, jadi saya bertanya langsung kepada Mas Wiku, “adakah Magic and My Life season 2 ??”. Hal tersebut ternyata direspon dengan baik oleh Mas Wiku dengan adanya event di Wikumagic, yaitu Magic and My Life : part 2.

Beberapa bulan setelah saya menulis artikel Magic and Me, semakin hari saya semakin aktif dalam berlatih magic. Hal tersebut dikarenakan adanya dukungan dari salah seorang teman saya dalam dunia magic yaitu Michael Setiawan. Saya di-drill oleh Michael dasar-dasar teknik flourish. Saya masih ingat teknik yang saya pelajari hari itu, yaitu fanning. Tanpa terasa, dalam 1 hari tersebut saya berhasil menguasai teknik fanning, meskipun masih belum konsisten membuat fan yang bagus. Karena saat itu di sekolah sudah tidak ada pelajaran, saya menyempatkan mampir ke kelas Michael untuk berlatih flourish lagi. Hari-hari tersebut sekitar beberapa hari menjelang liburan sekolah. Pada liburan sekolah dan bulan-bulan awal masuk sekolah (saya sudah kelas XII), saya juga rutin melatih teknik flourish saya dan juga mempelajari teknik-teknik baru dan membuat routine saya sendiri untuk dipraktekkan.

Setelah saya kelas XII, semuanya berubah. Saya jarang melatih teknik-teknik flourish saya, saya juga tidak lagi melatih routine yang saya buat. Hari-hari saya di kelas XII dipenuhi 1 kata : BELAJAR. Bahkan bisa dikatakan saya pulang ke rumah hanya untuk makan, tidur dan besoknya sudah masuk lagi ke sekolah. Aktivitas saya di kelas XII benar-benar menguras waktu saya sehingga saya tidak sempat menyentuh hal-hal yang berbau magic. Akibatnya, saya sering gagal memainkan trik2 di depan orang lain. Pengalaman saya yang paling memalukan terjadi saat bermain magic untuk seorang penghuni panti jompo saat mengunjungi panti tersebut untuk ujian praktek agama. Awalnya trik tersebut berjalan sesuai yang saya harapkan, tetapi tiba-tiba terjadi kesalahan saat saya melakukan gerakan kunci trik tsb. Akibatnya, kartu yang saya tebak tidak sesuai dengan yang dipilih penonton. Teman-teman sekelompok saya pun langsung mengolok-olok saya habis-habisan. Trik ke-2 yang saya mainkan pun meskipun berhasil, tetap tidak mampu mengubah respon mereka.
Semenjak hari tersebut, saya berpikir : “Pantaskah saya menyebut diri saya magician, kalo main trik yang sederhana aja gagal. “. Memasuki semester 2, lagi2 saya meninggalkan magic, karena saya harus mempersiapkan diri menghadapi UNAS dan Ujian Sekolah. Hal tersebut sempat membuat saya stress karena memang tidak ada hari yang saya lalui tanpa persiapan-persiapan unas mulai bimbel, try out, dll. Hal tersebut berlangsung cukup lama hingga saya melihat sebuah video dari Mas Wiku yaitu THE GENESIS OF LOVE. (Trik-trik dari Genesis of Love bisa dipelajari di link berikut : http://www.squidoo.com/trik-sulap-kartu dan http://www.squidoo.com/love-magic-tricks Video tersebut benar2 membuat saya terkesan dan tergugah untuk kembali berlatih magic. Sayangnya, hal tersebut belum bisa diwujudkan mengingat 1 bulan lagi saya harus mengikuti UNAS dan Ujian Sekolah. 

Oleh karena itu artikel ini saya beri judul APOLOGY, karena melalui artikel ini saya ingin meminta maaf pada orang-orang yang memiliki eksepektasi tinggi thd saya dalam magic, karena selama ini SAYA TIDAK SEPERTI YANG KALIAN HARAPKAN. Saya bukan seseorang yang ahli bermain magic, saya lebih banyak gagal saat bermain magic dibandingkan berhasil menghibur penonton. Saya juga ingin meminta maaf pada Michael dan Mas Wiku karena selama ini saya tidak seperti yang saya omongkan, yaitu mencintai magic. Bagaimana seseorang bisa berkata ia mencintai magic kalau ia tidak pernah berusaha untuk brlajar lebih banyak lagi ttg magic. Saya tidak rendah diri, saya hanya mencoba realistis dengan situasi saya selama ini yaitu menyia-nyiakan waktu luang saya yang seharusnya bisa digunakan untuk

Akan tetapi, hal tersebut bukan berarti saya sudah selesai dengan magic. Saya masih ingin melakukan sesuatu untuk dunia magic. Karena bagaimanapun juga, kehidupan sosial saya sekarang sudah lebih baik dibandingkan kelas XI (baca MAGIC AND ME) karena prinsip2 yang saya pelajari dalam bermain magic. “Selalu tampil rendah hati dan menghormati orang lain” dan juga “Membuat senyum di wajah orang lain” selalu saya terapkan dalam berteman. Alhasil, saya cukup diterima oleh teman-teman sekelas saya di kelas XII. Bahkan baru pertama kali 1 kelas menyelamati saya ketika saya ulang tahun, baru pertama kali mereka mempercayai saya untuk ikut lomba natal di sekolah. Mungkin teman2 berpikir saya lebay/ kegeeran, tapi bagi saya dan mungkin bagi beberapa orang, hal tersebut merupakan penghargaan/pengakuan yang luar biasa. Dan itu semua karena saya belajar magic. Bayangkan dari hal sepele yaitu iseng belajar magic bisa berdampak besar dalam kehidupan saya sekarang. 

Jadi sekali lagi saya mengucapkan permintaan maaf pada teman2 semua yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap saya dalam magic karena saya tidak mampu memenuhi harapan kalian, tetapi bukan berarti saya tidak bisa memenuhi harapan kalian. Saya belum selesai dengan magic, dan begitu juga seharusnya teman2 sekalian dalam berlatih magic. Banyak dari teman2 yang jauh lebih beruntung dari saya dalam berlatih magic, jadi manfaatkan kesempatan tersebut baik2. Dan saya juga berharap “magic” juga terjadi dalam kehidupan teman2 sekalian dari berlatih magic. Keep Doing Magic !!

Josh-R

Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic  
Read More >>
Kamis, 24 Maret 2011 0 komentar

My Life, My Love, and My Magic

Cerita ini disubmit oleh Raihan Nabil Zakiy untuk Wikumagic Magic and My Life Part 2.  Sebuah cerita yang mengingatkan kita pada tujuan utama sulap :  untuk menghibur penonton.  Cerita ini menunjukkan bahwa sulap yang ditujukan untuk menyenangkan hati orang lain akan jauh lebih bermanfaat daripada jika hanya digunakan untuk pamer skill atau menarik perhatian.  Jadi, gunakanlah kemampuan magic anda untuk menghibur sebanyak mungkin orang yang bisa anda hibur.

My Life, My Love, and My Magic

Sulap. Belum sampai setahun aku mengenalnya. Dulu, sulap dari pikiranku adalah sesuatu yang haya dilakukan orang – orang aneh dan bertujuan untuk membodohi orang aneh lainnya.

Namun tidak sejak hari itu. Aku masih ingat persis, Rabu, 4 agustus 2010. Siang itu saya mencari makan ke sebuah warung pangsit di dekat sekolah saya. Saya heran karena biasanya warung itu sangat ramai dan harus mengantri, namun siang itu hanya ada 4 orang pembeli disana. Sepasang orang yang sudah cukup tua, mungkin 50 tahunan, seorang mas - mas mahasiswa ( saya tau soalnya mas itu pakai jas almamater), dan seorang lagi seorang lagi mbak - mbak mungkin berumur 24 tahun. Wanita itu duduk di pojokan, sambil menangis.

Karena tidak usah mengantri, tanpa menuggu lama pangsitku langsung diantar oleh pelayan warung itu. saya pun mulai makan. Walaupun merasa sekikit aneh saat melihat wanita yang di pojokan itu, saya tidak melakukan apa – apa. Namun tidak demikian dengan mas mahasiswa yang duduk di dekat saya itu. mungkin dia merasa iba dengan wanita itu, dan mendatanginya sambil membawa sekotak kartu. Saya pun mencuri dengar pembicaraan mereka.

“Hai mbak. Kenapa kok nangis mbak? Makanannnya tidak dimakan? Apa mau saya bantu makan? Hehehe….” Tampaknya mas itu mengajak bercanda si mbak untuk menghentikan tangisnya. Namun usaha ma situ sia – sia karena si mbak tidak merespon sama sekali, bahkan tidak menoleh ke mas itu.
“mbak… boleh minta perhatiannya sebentar?” Tanya ma situ dengan ekspresi mulai sebel karena kelakuan si mbak.

“Apa sih mas? Mas mau menghibur saya? Udahlah mas, gak akan bisa. Aku terlalu sedih untuk dihibur.”(memang kelihatannya begitu) Jawab si mabk dengan ketusnya.

“o, tidak bisa. Selama ini aku jarang gagal menghibur orang, lho mbak..” (wah, mas ini sombong sekali)
“kalo gitu silahkan coba, mas.” Si mbak mulai memperhatikan si mas.

Kemudian si mas bermain – main dengan kartunya. Ia menampilkan sebuah rangkaian sulap (yang akhir – ini baru saya tahu kalo itu namanya ‘routine’). Tidak sampai sepuluh menit si mas memainkan sulapnya, namun efek dari sulap itu sudah terlihat sangat jelas. Siapa yang menyadari kalau si mbak itu sepuluh menit tadi menangis tersedu – sedu, terlihat sangat sedih, namun sekarang sudah senyum sumringah sambil sekali- sekali tertawa karena aksi sulap si mas. Si mas telah sukses dalam menghibur si mbak.

Lalu aku membayar pangsitku dan pergi begitu saja.Sisa hari itu kuhabiskan dengan memikirkan kejadian itu.(Maaf, sedari tadi saya menyebut mereka dengan ‘si mas’ dan ‘si mbak’, karena sampai sekarang saya belum tahu siapa nama mareka). Aku berpikir,kalau aku bisa sedikit saja sulap seperti tadi, betapa mudahnya menghibur orang. Mulai saat itu lah saya tertarik (dan mulai ke tahap maniak) pada sulap.

Hari – hari setelah itu saya habiskan dengan kartu – kartu. Awalnya saya membeli deck kartu permainan biasa seharga 3500 rupiah. Namun setelah dipakai dua hari langsung rusak, terlalu seret. Kemudian aku jadi pingin beli deck kartu yang lebih bagus. Seminggu kemudian saya nekat membeli deck kartu standard produksi Bicycle seharga 50.000… (padahal saya seorang anak kost, yang masih sekolah di MTs, dengan uang saku seminggu 80.000, itu sudah termasuk makan, pulsa, tugas, dll) .

Namun kenekatanku itu tidak sia – sia. Sekarang aku sudah mulai mendapaktan prestasi yang cukup membanggakan bagiku di dunia sulap. Aku sudah pernah menghibur satu keluarga yang mempunyai anak yang buta karena penyakit toksoplasma. Aku memainkan sebuah trik yang membuat orang yang buta bisa tahu apa kartu yang kita pegang dengan cara member kode di kaki orang buta tersebut.( trik ini sudah dari dulu aku tahu, sebelum mengenal sulap.aku tahu dari buku Chicken Soup. Namun tampaknya baru – baru ini trik ini di post di blog wikumagic.).

Sore itu di sebuah meja di foodcourt di mall di kota Malang. Ada seorang temanku yang berulang tahun dan mengadakan traktiran. Aku juga sempat menampilkan sebuah routine di acara itu. namun acara itu tampak sangat tidak mengesankan bagiku. Setelah makan, perutku masih lapar, karena aku hanya makan salad. Namun saat kulihat di meja sebelah ada satu keluarga yang barisi seorang ayah, seorang ibu, dan seorang anak laki - laki berumur sekitar 16 tahunan. Mata anak itu sangat aneh, hampir putih polos. Aku berpikir mungkin dia buta.

Lalu aku mendatangi meja itu, berniat untuk sedikit memamerkan sulapku, sekaligus menghibur mereka.
“maaf, bolehkah saya bergabung dan memainkan sebuah sulap untuk anda sekalian?” aku bertanya dengan gaya yang agak sopan.

“ sebenarnya tidak apa – apa, namun sayangnya anak saya buta.” Jawab sang ibu.

“o, tidak apa – apa, kalau begitu saya akan memainkan trik sulap untuk orang buta.” Aku pun menjawab sambil agak tersenyum, karena tampaknya keluarga ini tertarik dengan sulapku.

“ kalau begitu silahkan,nak” kali ini sang ayah yang menjawab.

Pertama aku duduk di depan si anak dan bertanya siapa namanya. Ternyata namanya Toni. Lalu aku menunjukkan kartu sekop pada toni, sekaligus mengetuk kakinya satu kali. Lalu aku menunjukkan kartu keriting sambil mengetuk kakinya dua kali. Dan seterusnya. Lalu kupastikan dia mengerti kode yang ku berikan. 

Kemudian aku memberikan sekotak kartu itu pada keluarga Toni, dan menyuruh mereka mengambil kartu yang mereka inginkan untuk ditebak oleh toni. Mereka mengambil tiga kartu, dan toni menjawab semuanya dengan benar. Lalu mereka mengulangi dengan kartu yang berbeda sampai empat kali, dan semuanya terjawab oleh toni dengan benar. Keluarga itu pun sangat senang dan berterimakasih padaku karena sudah membuat mereka terkagum. Sebagai tanda terimakasih, aku mendapatkan makan gratis (hehehe).

Aku juga pernah memainkan sulap di alun – laun kota Malang, pada awalnya aku hanya memainkan sulap pada sekelompok orang yang berjumlah empat orang. Namun pada akhir permainan, saat kulihat sekelilingku ternyata sampai puluhan orang menggeromboli kami. Itulah beberapa keberhasilanku yang sebenarnya masih banyak, namun belum bisa aku ceritakan seluruhnya. O, iya. Aku bahkan menyatakan cintaku pada pacarku juga dengan sulap. Namun sayangnya saat itu pacarku kurang apresiatif dengan sulapku. Namun sekarang saat aku menunjukkan sulap padanya, dia cukup tertarik dan kagum pada sulapku itu … heheheh

Sekarang, sulap sudah menjadi satu bagian besar dari kehidupanku. Kemanapun aku pergi, aku tidak pernah meninggalkan kartuku. Aku selalu memainkan kartuku dimanapun saat ada waktu luang, walaupun hanya melatih tanganku untuk melakukan card flourish sederhana. Aku kadang merasa lucu saat mengingat dulu aku tidak tertarik sama sekali ada sulap. Namun sekarang aku telah menjadi pesulap, walaupun sebenarnya masih amatiran.

Sebenarnya masih banyak yang ingin kuceritakan, namun disambung kapan – kapan saja…..

Raihan Nabil Zakiy
Biasa dipanggil Kucrit
Malang, 5 Maret 2011

Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic :


Read More >>
Sabtu, 19 Maret 2011 0 komentar

Flourish is My Life

Artikel ini ditulis oleh Tanjung Sido Bangun untuk event Wikumagic : Magic and My Life Part 2.

FLOURISH IS MY LIFE



Salam magic untuk anda semua, saya disini akan menceritakan tentang pengalaman saya dalam Dunia Card Flourish.

Pertama kali saya melihat permainan Card Flourish dari You Tube, dan saya melihat permainan dari Dan & Dave, sejak itu saya tertarik dalam Dunia Card Flourish. Dan 6 bulan yang lalu saya telah mempelajari teknik Card Flourish, teknik Card Flourish yang pertama saya pelajari adalah Dragon Display, teknik adalah termasuk teknik termudah dalam bermain Card Flourish.

Setiap 2 hari saya mempelajari teknik-teknik Card Flourish yang lain, namun terkadang saya rasa sangat sulit untuk memiliki kecepatan yang maksimal, dan saya tidak langsung menyerah, kerena tekat saya yang kuat saya akhirnya mampu mencapai kecepatan yang lumayan tinggi.

Card Flourish menurut saya adalah teknik bermain kartu dengan berbeda, dan saya amati permainan Card Flourish itu sangat disukai para Cardician, karena teknik Card Flourish adalah teknik pelengkap permian kartu.


Hampir setiap perfomens, saya sering memainkan Card Flourish untuk menjadi pembuka dan penutup permainan saya, karena permainan Card Flourish dapat menarik perhatian penonton.



Extreme Card Manipulation memiliki persamaan dengan Card Flourish, karenan teknik XCM memiliki tingkat kecepatan dan gerakan yang sangat cepat, dan sulit unutuk dipelajari dalam waktu dekat. Saya juga pernah mempelajari teknik XCM, dan teknik itu saya pelajari dari teknik Sybil. Walapun teknik itu memiliki keruitan yang lumayan sulit namun saya rasa anda mampu mempelajari teknik itu.

Saya disini akan memberi Tips yang berhubungan dengan Card Flourish:
1. carilah teknik Card Flourish di You Tube, dan cari teknik yang mudah saja, setelah itu Downlod vidionya.
2. Usap tangan anda dengan kain kering agar, pada saat latihan tidak terganggu akibat tangan anda basah.
3. Pilih kartu yang kaku, karenan kartu yang kaku akan membuat gerakan tidak goyah, jika kita menggunakan kartu yang lentur, pada saat kita melakukan gerakan penakanan, kartu akan menekuk.
4. Pastikan pada saat pertama belajar anda jangan melakukan dengan kecepatan tinggi, karena anda tidak dapat mengntrol gerakan kartu dengan cepat.
5. Hafalkan teknik Card Flourish dengan benar, dan lakukan gerkan dengan berlahan-lahan agar anda menemukan teknik yang baik.

Untuk para pencinta magic, saya harap Dunia Magic semakin berkembang.

Nama: Tanjung Sido Bangun
Umur: 15 Tahun
Aliran Magic: Illusionist
Email/Fb: tanjungaditya@yahoo.co.id
Blog: http://www.tanjungsidobangun.blogspot.com

Kunjungi dan berpartisipasilah dalam voting magician Internasional terbaik di link berikut ini   :
Read More >>
Kamis, 17 Maret 2011 0 komentar

My Magic experience in Batam Island

Artikel ini disubmit oleh Ihsan Al Insani untuk Wikumagic Magic and My Life Part 2.

My Magic experience in Batam Island

Pertama tama, Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Alloh SWT, Berkat rahmat dan karuniaNya, kita bisa berpartisipasi di acara wikumagic special event: magic and my life part 2 ini, shalawat serta salam kita hadiah kan kepada jungjungan Nabi besar Muhammad SAW, yang telah mengubah zaman kegelapan menjadi zaman yang terang benderang ini.

Yang kedua, saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, nama saya Ihsan Al-Insani, saya kelas 2 mts di al Jabar Batam, kelas 1 saya di SMPN 1 Cipatat ,Bandung. Saya pindah ke Batam pada bulan april 2010 hingga saat ini saya masih di Batam yang telah memberi pengalaman Kepada saya dalam memainkan street magic dan flourish.

Di Batam, kebanyakan saya bermain street magic kpd orang asing atau turis(kebanyakan dari singapore) dengan memakai bahasa inggris yang sangat amat paspas an, sangat sulit memain kan street magic terhadap orang pribumi, karena kebanyakan mereka disini adalah orang pekerja yang sibuk. 

Suatu ketika saya menemukan sebuah toko sulap/magic shop di suatu mall, di situ banyak sekali magician magician dan flourisher dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, cirebon,d.l.l (mungkin sedang merantau), dan negara tetangga seperti dari Hongkong, singapore, dll. Pertama kali saya menghampiri magic shop itu, saya di respon dengan baik oleh mereka, dan waktu itu saya di tangtang oleh salah satu siswa DMA(Demian’s Magic Academy)Batam yang sedang bermain di magic shop itu untuk memain kan trik senjata(magician killer trick), banyak sekali yang melihat permainan saya ini. Dan celaka nya saya tidak membawa kartu, tapi saya di pinjamkan setumpuk kartu oleh siswa DMA itu, saya berfikir “apa yg harus saya main kan”, dan waktu itu saya ingat ada satu lembar kartu di dompet saya kalau tidak salah nilainya 2 spades(sekop) yang berbelakang sama dengan kartu yg dipinjam kan kpd saya itu(bicycle reguler warna merah), saya memainkan trick card to wallet(kartu pilihan penonton berpindah ke dompet saya). Sungguh aplaus yang meriah yang saya dapatkan. Di sana saya sharing trick dengan para magician, berbagi move dengan para flourisher. Saya bertemu dengan magician profesional dari Jakarta, saya belajar banyak darinya, saya juga di ajarkan untuk menjadikan satu trick biasa saja menjadi trick yang sangat mewah.

Akhir akhir ini saya sering bertanya bagaimana hukumnya bermain magic di mata agama saya khususnya islam, saya bertanya pada mas agung tentang hal ini dy adalah magician dari Yogyakarta, katanya boleh saja menjadikan suatu ilmu menjadi sebuah seni seperti sulap, asalkan jangan terlalu mementingkan sebuah hobi dari pada ke Akhirat an. Intinya “jangan meninggalkan amal ke akhiratan karena kesibukan duniawi.”

Pernah ketika hari Valentine Day, Saya dan teman saya yg berasal dari Tasik malaya(magician beraliran hipnotis) merencanakan untuk bermain street magic di daerah Batam center, waktu itu saya melihat ada dua orang pasangan sedang berduaan, saya menghampiri mereka untuk meminta waktu bermain magic dengan saya, waktu itu saya memainkan Power Of Love (Wikumagic), trick itu sangat membantu saya untuk menghibur, terutama pada pasangan, mereka menjadi tau sekarang bahwa yg di sebut cinta sejati itu apa.

Suatu ketika saya di tangtang oleh seorang teman yang tidak percaya ter hadap magic, saya di beri sebuah botol dan handphone, saya disuruh memasukkan hp nya ke botol tsbt, Dan apa yang ter jadi, untungnya saya membawa gimmick nya, dan melakukannya dengan succses ful, waktu itu banyak sekali yang melihat permainan ini, disinilah saya mendapat tawaran dari seorang yang akan mengadakan pesta ulang tahun untuk adiknya, dan saya menerimanya untuk bermain magic di acara itu.

Jadi, jangan menyerah jika kita mendapatkan masalah atau kegagalan, karena itu adalah suaatu kunci menuju ke sucsess-an.
Sekian pengalaman yang saya bagikan disini,
Terima kasih.
Magically regards
Biodata singkat:
Nama/Fb : Ihsan al Illusioncardist
T.t.L : Bandung, 03 desember 1996
Email : Ihsancardist@yahoo.co.id
Aliran : Illusi, cardician,
Magician fav. : Dan and Dave Buck, mas Demian, dan Daniel madison. (4 D)
Move fav. : Mary jane, Evolution, Early bird, Swine flurish, The system, d.l.l(susah di sebutin satu/satu)
Kunjungi dan berpartisipasilah dalam voting magician Internasional terbaik di link berikut ini   :
Read More >>
Jumat, 11 Maret 2011 0 komentar

Magic Called Me To Back

Sebuah artikel dari Michael Setiawan untuk rubrik Wikumagic : Magic and My Life Part 2. Ada sebuah pelajaran berharga yang bisa diambil dari cerita ini, di mana saat bermain magic, tidak selalu semua bisa berjalan lancar seperti harapan anda. Ada saat-saat di mana anda gagal, saat di mana anda merasa bosan dan hal-hal lain yang membuat anda ingin meninggalkan dunia magic. Namun jika anda memang seorang magician sejati, magic dengan sendirinya akan terus memanggil anda untuk kembali. Sebuah pengalaman berharga yang sangat bagus untuk dipelajari dari Michael Setiawan.

Magic Called Me To Back

“Magic called me to back”,sulap memanggil saya untuk kembali menggelutinya,kata-kata inilah yang paling mengena pada diri saya beberapa minggu ini.Saya memang sudah menggeluti dunia sulap sekitar 3 tahun yang lalu,namun selama hampir setengah tahun terakhir,saya vakum dari dunia sulap.Tidak ada lagi permainan-permainan baru yang saya pelajari,bahkan tidak ada lagi latihan rutin seperti saat saya aktif di dunia sulap.Hanya sesekali saja saya memainkan trik-trik sederhana di depan umum,itupun dengan perasaan gugup dan tidak senyaman ,dan tidak se-enjoy dulu,bahkan pernah saya gagal dalam memainkan sulap,saat itu saya dipanggil untuk mengikuti audisi pengisi acara pentas seni di sekolah saya.Saya membuka permainan dengan pembukaan yang cukup baik,namun saat memasuki permainan,saya mulai gugup dan itu membuat saya gagal dalam permainan saya.Walaupun gagal,saya tetap menjadi pengisi acara di pentas seni tersebut,tetapi karena keterbatasan waktu untuk berlatih,saya mengundurkan diri.

Yang membuat saya vakum sementara dari dunia sulap adalah kesulitan saya untuk membagi waktu untuk kepentingan akademik dan hobi.Oleh karena itu,saya mengorbankan salah satu hobi saya,yaitu dunia sulap.

Beberapa minggu yang lalu,saya mendapat kesempatan untuk sedikit berlibur di negeri jiran.Disana saya tidak terpikir untuk mencari magic shop,magic show,atau bahkan hal-hal yang berbau sulap.Namun anehnya,disana saya selalu disuguhi dengan hal-hal yang berbau sulap,padahal menurut saya disana dunia sulap tidak terlalu digemari seperti di Indonesia.Mulai dari permainan yang dilakukan oleh penjaga magic shop untuk menarik minat orang yang melihat agar membeli,hingga magic show tingkat dunia,dimana dalam magic show tersebut,Charles Bach,pesulap internasional dari Amerika tampil untuk menunjukkan kebolehannya.

Darisanalah,saya terpikir kembali untuk kembali dalam dunia sulap.Saya merasa bahwa dunia sulap memanggil saya untuk kembali lagi.Sepulangnya dari negeri jiran,saya langsung kembali membuka “brankas misteri” saya,mencari file-file dan buku-buku sulap saya di dalam laptop pribadi saya,dan mulai mendalami dunia sulap lagi.Saya muulai memainkan banyak trik-trik sulap di depan umum,dan responsnya cukup bagus.Dan,hingga sekarang,saya masih terus mencoba mengembalikan “performa” saya yang dulu dan saya ingin lebih dari “performa” saya yang dulu.

Semoga sharing saya di atas,bisa menjadi inspirasi dan pelecut semangat dari teman-teman semua.



It’s pleasure to share my life story.Magically regards,Michael Setiawan.

Want to know me more?Visit my blog @ www.thesimplymagic.blogspot.com, add my yahoo account mikerz@ymail.com,or visit my magic warehouse at Surabaya.Thank’s!


Kunjungi dan berpartisipasilah dalam voting magician Internasional terbaik di link berikut ini   :
Read More >>
Selasa, 08 Maret 2011 0 komentar

Suka dan duka selama main magic di sekolah

Artikel ini disubmit oleh Egi Raito Yagami untuk rubrik Wikumagic : Magic and My Life Part 2.

Satu hal yang membuat saya tertarik untuk memuat cerita ini adalah bagaimana cara Egi menjelaskan pada gurunya di sekolah bahwa kartu remi bukanlah sekedar alat untuk judi dan hal-hal negatif, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai satu alat untuk menciptakan suatu seni. Satu hal lagi, Egi berhasil menyadari bahwa ketika satu aliran sulap tidak bisa dikuasai, ia memilih untuk tidak menyerah dan mencari aliran sulap lainnya yang cocok dengan karakter dan kepribadian sang magician.



Saya egi raito the close-up cardician saya sudah belajar magic dari saya kelas 6 sd sampai sekarang sy kelas 8 smp sy mulai tertarik terhadap seni magic gara gara pas dulu saya pernah dibelikan satu buah buku sulap dan saya mempelajari semua yang ada dibuku itu lalu saya coba praktekan di depan teman teman saya dan mereka merasa terhibur dan itulah saya suka menghibur dan membuat orang lain bingung.

Kecintaan saya terhadap magic semakin meningkat setelah saya melihat acara The Master di rcti namun saat saya masuk ke smp saya jarang main disekolah karena ya hanya sedikit yang suka main magic jadi tak ada temen sharing namun jadi saya latihan dirumah dan saat sy sedang internetan saya kepikiran untuk nyoba main hipnotis dan akhirnya saya menemukan blog wiku magic walau hipnotisnya ga bisa2 tapi saya menemukan trik yang paling cocok dengan diri saya yaitu close up magic dan card magic karena dapat dipraktekan dari jarak dekat dan juga mulai belajar flourish dan xcm karena saya tertantang untuk melakukan flourish dan xcm karena kesulitannya.
Mulai saat itu tiap hari pasti saya latihan dan saat naik ke kelas 8 saya ada teman yang sama bisa main magic sehingga saya tidak main magic sendiri dan saat itu juga saya jadi sering membawa kartu kesekolah pas pertama bawa kartu, kartu saya langsung dipakai sama orang lain buat main poker,41 dan sebagainya (tapi tanpa uang kalau pake uang itu namanya judi)

Dan kartu demi kartu sayapun dirampas oleh guru dan saat yang ketiga kalinya apabila saya tetap membawa kartu semua murid yang ada di kelas akan dimasukan ke badan pengawas/badan kesiswaan tapi saya tetap tak peduli yang lain memberitahu saya untuk tidak membawa kartu lalu saya bilang kepada mereka saya bukan seorang pejudi saya seorang magician magic adalah seni tapi kenapa seni dilarang bukankah seni harus dibudidayakan dan bila saya ketahuan membawa kartu oleh guru biarkan saya saja yang dihukum seberat beratnya sy takan melaporkan yang lain asalkan kartunya tidak dipake buat yang salah dan alhamdulilah sekarang kartu sy tidak pernah dirampas lagi dan mungkin guru sudah bosan merampas kartu saya karena mungkin dia tahu kartunya hanya dipake main magic atau karena kegigihan saya dan sikap tak mudah menyerah saya. Dan yang pasti semua manusia punya hak melakukan apapun saya berhak main magic dan magic adalah hidup saya apabila ada yang melarang berarti orang itu tidak peduli akan hak manusia dan mungkin suatu hari nanti akan saya tunjukan kepada guru saya bahwa saya membawa kartu bukan untuk main main tapi untuk berlatih dan mampu mengharumkan nama sekolah.

Biodata: 



Nama : egi rangga (egi raito the close up cardician)
Ttl: bandung 01-10-1996
Aliran: close up magic dan card magic
Email dan fb:egiraitoyagami@rocketmail.com

Kunjungi dan berpartisipasilah dalam voting magician Internasional terbaik di link berikut ini   :
Read More >>
Selasa, 22 Juni 2010 0 komentar

Pesulap Atau Penyihir

Trik ini disubmit oleh Ayub Sambara, peserta The Battle of Wikumagic May 2010 kategori First Division

Komentar Wiku the Online Magician : Sebuah cerita yang bisa menjawab pertanyaan klasik : Apakah sulap berhubungan dengan ilmu hitam?



Pesulap atau penyihir
“…haa….kok bisa seh,…..lho kok…?%*@???......”, itulah respon pertama salah satu teman saya waktu saya melakukan permainan “koin tembus buku”….yang mungkin membuatnya bingung adalah buku itu adalah bukunya dan sama sekali tidak ada rekayasa belum lagi halamannya ditentukkan oleh dia sendiri.
Awalnya saya sempat merasa nyaman dengan respon itu, setidaknya saya berhasil membuatnya tertawa karena permainan ini, tapi setelah ia mengucapkan, “…kamu belajar dari mana ‘ilmu” kaya gitu ???.....ihhh kamu pasti bisa sihir  nie???…kamu punya “ilmu” pasti ???.....iihhh kamu ngeri bisa nyihir……ngeri….!!!!....”. Al hasil dia malah takut gara-gara permainan magic saya. Mulailah pikiran saya tidak karuan gara-gara omongan tu cewek, pertunjukkan saya yang awalnya untuk menghibur dia karena bete dengerin dosen ceramah (hehehe…) eh hasilnya tambah membuat mereka takut. Sempat terbayang di kepala saya untuk membongkar trik tersebut karena ga mau di sangka orang yang punya “ilmu”. Tapi, saya berfikir lagi kalau saya bongkar berarti saya tidak menghargai + menghancurkan seni sulap sendiri. Saya terus berfikir gimana caranya supaya tidak di sangka punya “ilmu” sampai-sampai saya terkena seprotan dari dosen karena ga memperhatikan penjelasannya hehehehe…..
Sebenarnya perasaan saya ini cukup aneh seharusnya kalau saya dianggap punya “ilmu” berarti itu tandanya saya sangat berhasil melakukan magic saya, tapi entah kenapa saya merasa risih kalau dianggap punya “ilmu” atau penyihir. Disinilah saya memulai memikirkan bagaimana caranya agar saya menunjukkan magic saya dengan ending senyum manis dari mereka yang menyaksikannya dan tidak merasa takut.
Awalnya saya hanya memainkan permainan-permainan yang sederhana tapi ternyata teman-teman saya disini mempunyai tingkat rasionalisasi yang cukup tinggi sehingga dengan mudahnya mereka bisa menebak trik yang saya gunakkan langsung membongkarnya didepan saya dan sudah pasti membuat saya jadi cukup bergetar malu. Inilah yang menjadi dasar saya mempelajari memainkan permainan yang memiliki efek killer. Bermodal membaca, nonton video sulap, kartu remi yang murahan, koin, benda sehari-hari, dan sebuah cermin kecil. Saya berlatih memainkan permainan-permainan tersebut sampai sempurna. Hasilnya saya berhasil menghasilkan efek-efek killer tersebut tapi malah dianggap seorang penyihir yang memiliki “ilmu” dan bersekutu dengan setan.
Saya mau membagikan cara-cara saya supaya tidak dianggap penyihir alias punya ”ilmu” dan bersekutu dengan setan, tapi perlu teman-teman ketahui kalau ada orang yang mengganggap kalian punya “ilmu” atau penyihir dalam show magic kalian itu tandanya kalian benar-benar sukses dalam show magic.
1.      Tahap awal sebelum memainkan sulap saya biasanya menghampiri orang yang lagi bete atau yang ga ada kerjaan. Terus saya menawarkan diri untuk  menghibur mereka lewat sulap. “....oke aku mau nghibur kamu lewat sulap tapi bukan menyombong yaaa…..” ya kira-kira itulah kata-kata yang sering saya gunakan sebelum bermain. Disini yang mau saya tekankan pada mereka adalah nilai rendah hati dengan tidak menyombongkan diri karena kalau kita menyombongkan diri dan efek permainan kita bener-bener killer sudah pasti kita bisa dianggap punya “ilmu”. Lho kok gitu…???, ya karena dengan begitu berarti kita bisa membuktikan kesombongan kita yang tidak bisa mereka lakukan dan mereka terima dengan akal sehat. Lagi pula jika  kita kebiasaan sombong dalam show magic bisa berbahaya kalau ada heckler disekitar kita dan tidak disukai orang yang menyaksikan show kita  (kata mas wiku dalam ebooknya).
2.      Pada saat bermainan jangan sekali-kali pake mantra-mantra yang aneh atau mulut komat-kamit kaya dukun karena itu akan membuat persepsi orang kalau kita bermain sulap pake seten kecuali kalian yang beraliran fakir ya it’s okelah, tapi kalau tujuan kalian bermain sulap untuk dianggap sebagai seorang penyihir, silahkan abaikan saran saya  pada poin 2 ini hehehe…….
3.      Diakhir permainan saya biasanya memainkan permainan yang sederhana yang bisa mereka tebak dengan akal logika tapi bukan membongkar triknya.  Intinya saya mau menunjukkan kepada mereka kalau yang namanya sulap itu pasti memiliki trik. Dan menurut saya yang membuat magician itu luar biasa adalah :
·         Keahliannya membawakan trik tersebut sampai-sampai terlihat seperti sihir.
·         Keahlainnya mengalihkan perhatian orang sampai-sampai orang tidak sadar dengan gerakan tersembunyi atau tidak tersembunyi yang pesulap lakukan.
Hanya 2 poin ini sajalah yang saya lakukan untuk merubah persepsi mereka tentang saya dalam bermain sulap dan sekarang mereka lebih mengenal saya sebagai seseorang yang mempunyai KEAHLIAN BERMAIN SULAP bukan PENYIHIR. ^^

Nama               : Ayub sambara
TTL                 : Sepaso, 10 Juni 1989
Hoby               : Main sulap dan main musik
Kesibukan       :Sedang sibuk jadi mahasiswa keperawatan STIKES SI Santo Paulus Banjarmasin
Aliran              : Close Up Illusionist dan Mentalis
FB                   : Ayoeb Mon Deo


Jika anda menyukai artikel ini, mohon kunjungi link sponsor di bawah untuk mendukung kelangsungan blog Wikumagic
Read More >>
Minggu, 13 Juni 2010 0 komentar

My Story

Artikel ini disubmit oleh Thoriq dalam rangka Wikumagic Special Event, "Magic and My Life".  Anda juga bisa mengirimkan cerita seputar pengalaman anda di dunia magic ke blog Wikumagic.  Keterangan lebih lanjut, klik link INI.


Halo nama saya Thor. Dulu waktu saya berusia 8th itulah pertama kalinya saya ingin belajar magic. Tetapi sayangnya saya tidak tahu harus kemana agar saya bisa belajar magic, dan pada akhirnya saya meninggalkan kemauan saya yang sangat ingin menjadi seorang pesulap. tetapi pada saat saya berusia 11th saya teringat kembali oleh cita-cita saya dulu sewaktu masih kelas 2SD, yaitu menjadi pesulap. saat saya berusaha mencari buku magic untuk belajar magic tidaklah sia-sia karna ayah saya mengajak saya pergi ke sebuah toko buku, dan disanalah akhirnya saya menemukan sebuah buku magic yg berjudulkan EASY MENTALISM saya senang sekali waktu itu, dan juga sangat berterima kasih kepada ayah saya. Kemudian saya mempraktekkan trik yang ada di buku itu ke semua anggota keluarga saya dan untungnya trik itu tidak gagal. tetapi saya tidak begitu senang karena magic yang saya impikan sulit mencari bukunya dan juga sangat mahal harga peralatan sulapnya yaitu CLASSIC MAGIC, tetapi saya terus berusaha mencari trik-trik magic dari internet dan saat itu saya menemukan sebuah trik CLOSE-UP magic. Tapi sejak saya mulai ingin lebih dalam lagi belajar magic, orangtua saya menentang dan sangat tidak setuju katannya bila saya trus-trusan bermain magic, karna bila saya bermain magic akan banyak membuang waktu dan akan mengganggu aktivitas belajar saya kata orangtua saya, saya sangat sedih sekali karena orangtua saya menganggap saya tidak bisa mengatur waktu, dan juga menganggap magic akan membuang waktu saya. Dan pada akhirnya saya kembali meninggalkan dunia magic. Pada saat saya berumur 13th saya mencoba kembali untuk bermain magic, itu semua karena dorongan dari kakak saya, tetapi saat itu saya tidak berani perform kekeluarga saya karna takut dimarahi orangtua saya lagi, dan saat itu saya hanya perform keteman saya saja, akan tetapi Cuma sedikit trik yang berhasil dan sempurna menghibur teman saya, itu semua terjadi karna saya kurang latihan. Dan selama ini ternyata orangtua saya sudah mengetahui bahwa saya kembali belajar magic, dan orangtua saya ternyata memperbolehkan saya belajar magic lagi, saya tidak tahu kenapa tiba-tiba orangtua saya tidak marah lagi saat saya belajar magic. Dan sekarang saya kembali lagi mencoba mendalami dunia magic, tetapi tidaklah mudah menjadi PESULAP PROFESIONAL seperti yang saya impikan. Akan tetapi Dengan saya menemukan blog WIKU MAGIC saya semakin berusaha dan percaya untuk mewujudkan impian saya ini. Oleh karena itu saya akan terus berusaha agar saya bisa menjadi MAGICIAN YANG SUKSES dan tidak akan menjadi pesulap AMATIR lagi.

Singkat saja dari saya dan salam “MAGIC AND MY LIFE” .


NAMA: Thoriq wert.

NAMA PANGGILAN: Thoriq.

TTL: Ngajum,malang,12,februari,1996.

AGAMA: Islam.

STATUS: Pelajar SMP


ALIRAN MAGIC: Close-up, Mentalism.

E-MAIL: rhiqthor@yahoo.co.id

Jika anda menyukai artikel ini, mohon kunjungi link sponsor di bawah untuk mendukung kelangsungan blog Wikumagic
Read More >>
Rabu, 09 Juni 2010 0 komentar

INILAH KEHIDUPAN SAYA DI DUNIA SULAP

Artikel ini disubmit oleh Tanjung Sido Bangun dalam rangka Wikumagic Special Event, "Magic and My Life". Anda juga bisa mengirimkan cerita seputar pengalaman anda di dunia magic ke blog Wikumagic. Keterangan lebih lanjut, klik link INI.

Salam magic untuk semua, di sini saya tidak akan memberikan trik tapi, saya di sini akan menceritan kehidupan saya di dunia magic.

Sebelum saya menceritakan ke hidupan saya di dunia magic, saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, perkenalkan nama saya tanjung sido bangun, saya adalah seorang magician. Saya di dunia magic sudah 3 tahun lebih, di bawah ini saya akan menceritakan kehidupan saya di dunia magic.

Magic,magic,dan magic, menurut saya magic adalah seni yang mengandalkan kreatifitas, dan magic adalah permainan yang banyak di sukai kalangan muda.

Saya di dunia magic sudah 3 thn lebih, dan selama itu saya mengalami liku-liku dalam menjali kehidupan sebagai seorang pesulap.
Saya sejak kecil memang suka sulap, tapi saya tidak mempenyai kemampuan, dan pada saat saya berumur 12 thn/kls 6 sd, saya mengetahui sulap di Indonesia.
Pada saat malam hari sekitar jam 18:30, saya di rumah sendiri dan tidak ada orang yang berada di rumah, dan saat itu saya merasa jenuh di rumah.
Dan sayapun menyalakan tv, dan tanpa sengaja saya melihat acara “ DEMIAN SANG ILLUSIONIST “, dan sayapun melihat acara tersebut. Dan saya melihat semua aksi DEMIAN, dan hari berikutnya saya melihat acara itu lagi.

Lama-kelamaan saya suka dengan dunia sulap, dan saya mendapatkan trik sulap pertama saya dari acara tersebut, lalu saya belajar sulap dari acara DEMIAN, tapi tidak setiap saat DEMIAN mereval trik. Tapi saya sangat suka ketika demian bermain sulap, dan saya ingin menjadi seperti DEMIAN.






DEMIAN ADITYA adalah magician yang beraati bagi hidup saya, dan tanpa ada acara tersebuat saya tidak akan mengetahui apa itu sulap dan bagimana sulap itu d lakukan, setelah saya melihat acara DEMIAN, saya selalu bermimipi ingin menjadi sperti DEMIAN, dan yang terjadi selanjutnya saya sangat kecanduan sulap dan saya ngefans sama DEMIAN ADITYA.

Sayapun meggeluti dunia sulap, dan sayapun mencintai dunia sulap, setelah beberpa bulan saya menggeluti dunia sulap, saya merasa putus asa untuk menjadi seorabg magician, karena acara “ DEMIAN SANG ILLUSIONIST “ tidak tayang lagi dan saya sngat kesulitan untuk menjadi magician.
Tapi semua itu tidak bertahan lama, sayapun bangkit lagi untuk menjadi seorang magician, karena salah satu teman saya menyuruh saya untuk menunjukan permainan sulap saya.
Lalu beberapa minggu kemudian, di daerah saya ada WARNET, dan saya di ingin mencari tahu tentang dunia sulap, tapi sayangnya saya tidak bisa untuk bermain internet. Tapi suatu hari saya di ajak teman saya untuk bermai internet, lalu sayapun melihat di bermain internet.

Setelah saya sering di ajak teman saya bermain internet,dan sayapun mengetahui bermain internet,dan setelah itu saya mulai sering bermain internet,dan di situ saya banyak mendapatkan trik sulap, dan salah satunya blog wikumagic.
Sayapun lebih bertambah wawasan tentang dunia sulap, sayapun terus-menerus brlatih sulap.

Ketika pada hari minggu saya di ajak oleh tetangga saya untuk pergi ke “ PASAR LOAK” mungkin anda tidak asing mendengar kata itu, tapi di situ saya menemukan seorang pesulap yang menjual alat-alat sulap, dan di pasar itu saya menumakan dua oaring pesulap tua, tapi merka berbeda temapat,dan sayapun mulai melihat permainan mereka berdua. Yang saya lihat pertama adalah pesulap yang bernama “ ANIS “, pesulap itu memainkan trik sulap BIZZARE, dan pada kesempatan itu pula saya di ajak oleh Pak.anis untuk ikut bermain bersamanya, waktu itu beliau memberi saya sebuah kertas rokok dan lalu saya menggenggam kertas tersebut, dan beliau bilang:

Pak.anis : apa kertas ini ringan?…
Saya : iya Pak kertas ini ringan!…
Pak.anis : coba kamu buka tangan kamu!…
Saya : sudah pak!, tangan saya mau di apakan?…
Pak.anis : saya akan membuat kertasdi tanganmu menjadi berat!…
Saya : ya pak…!

Setelah itu pak.anis meniup kertas di tangan saya, lalu tangan saya merasa bertat dan lama-kelamaan semakin tidak kuat menahan berat dari kertas tersebut. Kemudian saya merasa bahwa orang itu benar-benar hebat.

Setelah saya bermain dengan pak.anis, saya lalu menuju pesulap berikutnya yang bernama pak.edy. untuk melihat kemampuanya bermain sulap, dan kemudian pesulap tersebut bermain dengan trik sulap menghilangkan sapu tangan,rokok berdiri di atas tangan dan lain sebagainya.
Lalu pesulap itu menjual alat sulap thumb tip, dan harga dari thumb tip Cuma 10.000 dan 20.000, kemudian saya ingin membeli thumb tip tersebut,tapi saya di situ tidak bawa uang.
Dan kemudian saya menabung selama satu minggu dan akhirnya dapat membeli thumb tip yang berharga 10.000, sayapun merasa senang setelah membeli alat sulap tesebut. Setelah berda di rumah saya berlatih sulap dan hari-hari berikutnya saya tetep rutin berlatih sulap walaupun hanya mempunyai satu gimmick.


Waktu kenaikan kelas 2 smp, saya ikut menjadi anggota OSIS, dan pada waktu MOS anak kelas satu, pihak sekolah mengadakan pentas, untuk menghibur murid baru.
Kemuadian pada siang hari seluruh anggota osis dan dewan guru mengandakan rapat, dan rapat itu membahas tentang periapan pentas untuk mos, dan kemudian satu persatu teman saya mangajukan dirinya untuk ikut tampil di pentas. Dan pada saat itu dalam hati saya ingin untuk tampil di pentas, dan tidak beberapa lama saya bilang kepada dewan guru bahwa saya akan menampilkan pertunjukan sulap, dan semua teman-teman dan dewan guru merespon dengan baik, dan saya boleh ikut tampil.

Dan pada saat saya di rumah saya memikirkan satu trik sulap untuk di mainkan pentas tersebut, dan tidak beberapa lama saya berangkat ke WARNET, saat saya tiba di warnet saya langsung membuka situs magic dan salah satunya adalah blog wiku magic, dan dari sekian banyak trik yang saya baca dari blog lain, saya hanya tertarik dari blog wiku magic, dan sayapun mempelajari satu trik di blog wiku magic.

Dan ke’esokan harinya saya berangkat kesekolah, dan saat pentas di mulai saya mersa gugup, tapi saat itu saya dapat banyak dukungan dari teman-teman, dan sayapun memulai permainan sulap, yang saya mainkan adalah trik sulap prediksi, kemudian saya memanggil salah satu dari siswa baru untuk naik ke atas panggung dan tanpa saya duga salah satu gurus saya ikut bermain, Lalu pada saat saya bermain prediksi tersebut, dan bahwa prediksi saya benar, dan saya mendapat tepuk tangan meriah dari semua siswa dan guru. Dan pada saat itu saya merasa bangga menjadi seorang pesulap dan dari saat itu juga saya bersemangat menjadi seorang pesulap, dan apapun rintangan menghadang saya tetap berusaha menjadi pesulap yang sukses dan bisa membanggakan orang tua, dan seluruh orang.

Dan saya disini memiliki satu pesan untk para pesulap:
Untuk menjadi sorang pesulap sejati harus mempunyai niat dan tekat yang kuat, agar kita bisa mencapainya. Dan kita tidak perlu menyerah walaupun tidak mempunyai uang untuk menjadi pesulap yang terkenal.

MY PROFILE:



Nama : tanjung sido bangun
Tempat/tgl lahir : blitar, 20 nov 1995
Email/fb : tanjungaditya@yahoo.co.id
Blog : www.tanjungmagic.blogspot.com
Jika anda menyukai artikel ini, mohon kunjungi link sponsor di bawah untuk mendukung kelangsungan blog Wikumagic
Read More >>
 
;